animasi bergerak naruto dan onepiece
Rohis Al-Ishlah

Contact Person

Nama

Email *

Pesan *

Rabu, 26 Februari 2014

Masa Akhir Zaman

PARA ulama membagi Tanda-tanda Akhir Zaman menjadi dua. Ada Tanda-tanda Kecil dan ada Tanda-tanda Besar Akhir Zaman. Tanda-tanda Kecil jumlahnya sangat banyak dan datang terlebih dahulu. Sedangkan Tanda-tanda Besar datang kemudian jumlahnya ada sepuluh. Alhamdulillah, Allah sayang sama umat manusia. Sehingga Allah datangkan tanda-tanda kecil dalam jumlah banyak sebelum datangnya tanda-tanda besar. Dengan demikian manusia diberi kesempatan cukup lama untuk merenung dan bertaubat sebelum tanda-tanda besar berdatangan.
Banyak pendapat mengatakan bahwa kondisi dunia dewasa ini berada di ambang datangnya tanda-tanda besar Kiamat. Karena di masa kita hidup dewasa ini sudah sedemikian banyak tanda-tanda kecil yang bermunculan. Praktis hampir seluruh tanda-tanda kecil kiamat yang disebutkan oleh Nabishollallahu ’alaih wa sallam sudah muncul semua di zaman kita. Maka kedatangan tanda-tanda besar tersebut hanya masalah waktu. Tanda besar pertama yang bakal datang ialah keluarnya Dajjal. Namun sebagian ulama berpendapat bahwa sebelum munculnya Dajjal harus datang terlebih dahulu Tanda Penghubung antara tanda-tanda kecil kiamat dengan tanda-tanda besarnya. Tanda Penghubung dimaksud ialah diutusnya Al-Mahdi ke muka bumi.
Dalam sebuah hadits Nabi shollallahu ’alaih wa sallammengisyaratkan bahwa Al-Mahdi pasti datang di akhir zaman. Ia akan memimpin ummat Islam keluar dari kegelapan kezaliman dan kesewenang-wenangan menuju cahaya keadilan dan kejujuran yang menerangi dunia seluruhnya. Ia akan menghantarkan kita meninggalkan babak keempat era para penguasa diktator yang memaksakan kehendak dan mengabaikan kehendak Allah dan RasulNya dewasa ini menuju babak kelima yaitu tegaknya kembali kekhalifahan Islam yang mengikuti manhaj, sistem atau metode Kenabian.
Lelaki keturunan Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam tersebut adalah Al-Mahdi. Ia akan diizinkan Allah untuk merubah keadaan dunia yang penuh kezaliman dan penganiayaan menjadi penuh kejujuran dan keadilan. Subhanallah…! Beliau tentunya tidak akan mengajak ummat Islam berpindah babak melalui perjalanan tenang dan senang laksana melewati taman-taman bunga indah atau melalui meja perundingan dengan penguasa zalim dewasa ini apalagi dengan mengandalkan sekedar ”permainan kotak suara”..! Al-Mahdi akan mengantarkan ummat Islam menuju babak Khilafatun ’ala Minhaj An-Nubuwwah melalui jalan yang telah ditempuh Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam dan para sahabatnya, yaitu melalui al-jihad fi sabilillah.
Al-Mahdi akan berperan sebagai panglima perang ummat Islam di akhir zaman. Beliau akan mengajak ummat Islam untuk memerangi para Mulkan Jabriyyan (Para Penguasa Diktator) yang telah lama bercokol di berbagai negeri-negeri di dunia menjalankan kekuasaan dengan ideologi penghambaan manusia kepada sesama manusia. Bila Allah mengizinkan Al-Mahdi untuk menang dalam berbagai perang yang dipimpinnya, maka pada akhirnya ia akan memimpin dengan pola kepemimpinan berideologi aqidah Tauhid, yaitu penghambaan manusia kepada Allah semata. Banyak ghazawat (perang) akan dipimpin Al-Mahdi. Dan –subhaanallah– Allah akan senantiasa menjanjikan kemenangan baginya.
Lalu apa sajakah indikasi kedatangan Al-Mahdi? Dalam sebuah hadits Nabi shollallahu ’alaih wa sallam memberikan gambaran umum indikasi kedatangan Al-Mahdi. Ia akan diutus ke muka bumi bilamana perselisihan antar-manusia telah menggejala hebat dan banyak gempa-gempa terjadi. Dan kedua fenomena sosial dan fenomena alam ini telah menjadi semarak di berbagai negeri dewasa ini.
Hadits berikut ini bahkan memberikan kita gambaran bahwa kedatangan Al-Mahdi akan disertai tiga peristiwa penting. Pertama, perselisihan berkepanjangan sesudah kematian seorang pemimpin. Kedua, dibai’atnya seorang lelaki (Al-Mahdi) secara paksa di depan Ka’bah. Ketiga, terbenamnya pasukan yang ditugaskan untuk menangkap Al-Mahdi dan orang-orang yang berbai’at kepadanya. Allah benamkan seluruh pasukan itu kecuali disisakan satu atau dua orang untuk melaporkan kepada penguasa zalim yang memberikan mereka perintah untuk menangkap Al-Mahdi.
Saudaraku, sebagian pengamat tanda-tanda akhir zaman beranggapan bahwa indikasi yang pertama telah terjadi, yaitu perselisihan dan kekacauan yang timbul sesudah wafatnya seorang pemimpin. Siapakah pemimpin yang telah wafat itu? Sebagian berspekulasi bahwa yang dimaksud adalah Saddam Husein. Karena semenjak kematiannya, negeri Irak berada dalam kekacauan berkepanjangan. Wallahua’lam bish-showwab. Bila analisa ini benar berarti dewasa ini kita sudah harus bersiap-siap untuk berlangsungnya pembai’atan paksa Al-Mahdi di depan Ka’bah.
Saudaraku, bila ketiga peristiwa di atas telah terjadi, berarti Ummat Islam di seluruh penjuru dunia menjadi tahu bahwa Al-Mahdi telah datang diutus ke muka bumi. Panglima ummat Islam di Akhir Zaman telah hadir. Dan bila ini telah menjadi jelas kitapun terikat dengan pesan Nabi shollallahu ’alaih wa sallam sebagai berikut: ”Ya Allah, izinkanlah kami bergabung dengan pasukan Al-Mahdi. Ya Allah anugerahkanlah kami rezeki untuk berjihad di jalanMu bersama Al-Mahdi lalu memperoleh salah satu dari dua kebaikan: ’isy kariman (hidup mulia di bawah naungan syariat Allah) atau mut syahidan (mati syahid). Amin
(Islampos.com)

Rabu, 22 Januari 2014

Ulul Azmi

     Di antara  para nabi dan rasul tersebut ada beberapa yang disebut dengan "Ulul Azmi". Ulul Azmi adalah para rasul yang memiliki keteguhan dan kesabaran yang kuat. "Maka bersabarlah kamu, seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dan rasul-rasul telah bersabar dan janganlah kamu meminta disegerakan (adzab) bagi mereka." (Q.S Al-Ahqâf [46]: 35)

       siapa saja para rasul yang disebut Ulul Azmi? pendapat tersebut terbagi menjadi dua, yaitu sebagai berikut :
a.   Seluruh nabi, selain Nabi Yunus dan Adam, Allah swt berfirman, "Maka bersabarlah kamu (hai Muhammad) terhadap ketetapan Tuhanmu, dan janganlah kamu seperti orang yang berada da;am (perut) ikan ketika ia berdoa sedang ia dalam keadaan marah (kepada kaumnya,)" 
(QS Al-Qalam [68]: 48)
Yang dimaksud dengan orang yang berada dalam (perut) adalah Nabi Yunus. Allah swt juga berfirman, "Dan sesungguhnya telah kami perintahkan kepada Adam dahulu maka ia lupa (akan perintah itu), dan tidak Kami dapati padanya kemauan yang kuat."" (QS. Thâhâ[20]: 115)

b.     Sebagian nabi. Namun golongan ini masih terbagi lagi ke dalam sepuluh pendapat tentang siapa saja nabi yang berhak menjadi Ulul Azmi. Pendapat yang paling masyhur adalah ada lima, yaitu Nuh, Ibrahim, Musa, Isa, dan Muhammad. " Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil perjanjian dari nabi-nabi dan dari kamu (sendiri) dari Nuh, Ibrahim, Musa, dan Isa putra Maryam, dan kami telah mengambil dari mereka perjanjian yang teguh." (QS. Al-Ahzab [33]:7)

Senin, 06 Januari 2014

Maulid Rasullulah Nabi Muhammad saw

            Maulid Nabi atau Maulud adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, dimana di Negara Indonesia perayaannya jatuh pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah. Kata maulid atau milad di ambil dari bahasa bahasa Arab yang artinya hari lahir. Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad wafat. Secara subtansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad. Seperti yang tercatat wikipedia; sejarah awal mula perayaan maulud nabi Muhammad SAW diperkirakan pertama kali diperkenalkan oleh Abu Said al-Qakburi, seorang gubernur Irbil, di Irak pada masa pemerintahan Sultan Salahuddin Al-Ayyubi (1138-1193).               
              Adapula yang berpendapat bahwa idenya justru berasal dari Sultan Salahuddin sendiri. Tujuan Maulud Nabi adalah untuk membangkitkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, serta meningkatkan semangat juang kaum muslimin saat itu, yang sedang terlibat dalam Perang Salib melawan pasukan Kristen Eropa dalam upaya memperebutkan kota Yerusalem dan sekitarnya.

Sabtu, 04 Januari 2014

Posisi kaki saat Shalat

Posisi kaki 

Posisi Pundak


Shalat Rawatib

          Shalat sunnah Rawatib adalah shalat sunnah yang mengiringi shalat fardhu lima waktu. ada yang dikerjakan sebelum shalat fardhu, yang disebut dengan shalat sunnah qabliyah. Adapula yang dikerjakan seesudah shalat fardhu, yang disebut shalat sunnah ba'diyah. Banyak sekali hikmah yang ada di balik disyariátkannya shalat sunnah Rawatib, di antaranya untuk menambah kebajikan dan meninggikan derajat seseorang. Juga berfungsi sebagai penutup segala kekurangan dalam pelaksanaan shalat fardhu.
            Hukum shalat Rawatib adalah Sunnah. Adapun macamnya ada dua, yaitu sunnah Muakkadah (sangat dianjurkan untuk dikerjakan) dan ghairu Muakkad ( tidak terlalu dianjurkan). sunnah muakkadah ialah shalat yang sering dikerjakan oleh Rasulullah Saw dan jarang sekali ditinggalkan oleh beliau. sementara ghairu muakkadah ialah shalat sunnah yang tidak jarang ditinggalkan oleh beliau.

Berikut adalah shalat sunnah Rawatib muakkad.
1) 2 Rakaat sebelum shalat Shubuh ( shalat fajar/ qabliyah shubuh)
2) 2 Rakaat sebelum Zhuhur dan 2 rakat setelah Zhuhur ( Qabliyah dan Ba'diyah Zhuhur)
3) 2 Rakaat sesudah shalat Maghrib (Ba'diyah Maghrib)
4) 2 Rakaat sesudah shalat Isya ( Ba'diyah Isya) 
        adapun shalat sunnah rawatib ghairu muakkad adalah sebagai berikut :
1) Dua rakaat sebelum shalat zhuhur
 Shalat sunnah Rawatib Zhuhur itu ada delapan rakaat, 4 rakaat qabliyah dan 4 rakaat Ba'diyah. 2 rakaat shalat sunnah qabliyah adalah Muakkad sedangkan 2 rakaat yang selanjutnya adalah Ghairu muakkad
2) Empat rakaat sebelum shalat Ashar
3) Dua rakaat Sebelum Maghrib
4) Dua rakaat sebelum isya

Untuk diperhatikan, bahwa pelaksanaan shalat sunnah rawatib sama dengan shalat sebagaimana biasanya, diawali tahbiratul ihram dan diakhiri dengan salam.

Doá sesudah shalat Rawatib
             Setelah menunaikan shalat rawatib, perbanyaklah berdoa memohon kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat serta memohon keselamatan dari siksa api neraka.

Alláhumma innï as'aluka salämatan fid-dîn, wa'afiyatan fil-jasad, wabarakatan fir-rizqi, waziyâtan fil-'ilmi walamali, wataubatan qablal mauti, warahmatan 'indal-mauti, wamaghfiratan ba'dal mauti. Allâhumma hawwin 'alainâ fî sakaratil-mauti wan-najata minan-nâri wal-'afwa 'indal hisâb. Rabbanâ âtinâ fid-dunyâ hasanah, wafil-âkhirati hasanataw waqinâ 'adzâban-nâr, walhamdu lillâhi rabbil-'âlamîn.


(sumber : Buku Induk Islam Nurul Ilmi)

Rabu, 01 Januari 2014

Shalat Wudhu

 a. Shalat Wudhu
            Shalat Wudhu adalah shalat sunnah dua rakaat yang dikerjakan sesudah berwudhu. Dan yang lebih utama, dikerjakan sebelum air wudhu ditubuh kita mengering.
 Rasulullah saw bersabda "Barangsiapa melakukan wudhu dengan sempurna, kemudian ia melakukan shalat dua rakaat, sementara hatinya tidak bicara apa pun (dalam urusan duniawi, melainkan hanya mengingat Allah) maka dosa-dosanya yang telah lalu diampuni". (HR. Bukhari  dan muslim)
 b. Tata Cara Shalat Wudhu
          setelah berwudhu dan berdoa, segeralah menuju tempat shalat yang suci lalu mengerjakan Shalat Wudhu yang rukunnya sama seperti shalat-shalat pada umumnya, namun berbeda pada niatnya. adapun niat Shalat Wudhu sebagai berikut ;

Ushallï sunnatal-wudhü 'i rak'ataini lilläahi taála.
"aku berniat shalat sunnah wudhu dua rakaat karena Allah Taála"

pelaksanaan shalat wudhu ialah setiap selesai berwudhu dan dalam keadaan suci.


(sumber : Buku Induk Islam Nurul Ilmi)




Sabtu, 07 Desember 2013

HATI HATI ADA PENYELEWENGAN AGAMA

Hati-hati! Ini Bukan Islam!

Buku Panduan Shalat, tapi Kristen 


Mereka membuat-buat agama mereka sendiri, mencoba meniru tata cara kita beribadah untuk mengelabui umat yang tidak tahu (yang tidak mau belajar) agar bisa menerima agama mereka..

WASPADALAH … !
Ada Buku Panduan Shalat, tapi Kristen … !

Di dalam Al-Qur’an sering ditemukan kata “Aqimus Sholah” (tegakkan Shalat), sebagai bagian dari perintah Allah SWT kepada kaum Muslim untuk beribadah.

Tapi jangan keliru, belakangan ini, kalangan Kristen Otodox Syiria (KOS) juga menggunakan bahasa serupa yang juga mirip dengan bahasa Al-Qur’an ini.

Kalangan Kristen Ortodox Syiria menerbitkan buku berjudul “Shalat Rabbaniyah” yang ditulis oleh Ignatius Bambang Soetawan.

Isi buku setebal 120 halaman tersebut adalah tafsir ringkas (refleksi) tentang “Doa Bapa Kami” yang dikutip dari Injil Matius 6: 9-13.

Bambang adalah alumnus Sekolah Tinggi Filsafat Teoogi Prajnawidya Yogyakarta, 1971.

Selain buku mirip bahasa khas Islam tersebut, Yayasan Misi Orthodoxia yang diketuai oleh Pendeta Yusuf Roni juga menerbitkan buku panduan shalat kristen yang berjudul “Kitabus Sab’us-Shalawat” (shalat 7 waktu).

Jika tidak paham, peristiwa ini dapat mengecoh umat Islam.

Apalagi selain menggunakan bahasa yang mirip Al-Qur’an, kalangan Kristen Ortodok Syiria juga menggunakan simbol-simbol mirip Islam. Seperti jilbab dll.

Semoga ini bisa menjadi informasi untuk semua kaum Muslim …

SIlahkan disebarkan semaksimal mungkin. Demi kebaikan ummat Islam bersama.

Ya Allah semoga kami semua, dapat tetap istiqomah di jalanMu.

Aamiin.

(Muhammad Faisal, S.Pd, M.MPd/Aktivis Anti Pemurtadan dan Aliran Sesat)

(nahimunkar.com)